Selasa, 25 Maret 2014

Yang terlahir untuk mati

Yang Terlahir Untuk Mati


Kau tinggalkan tanah yang gersang 
tinggalkan tanah yang hilang 
tinggalkan simatawayang anakmu 
kau berperang di tanah lapan 


Kau bakar ragamu dengan sejuta bara yang hilang 
amanah senapan dalam hastamu 
kau bertaruh nyawa untuk negrimu 


Dan kau kibarkan darah rusukmu 
diujujng tiang dilangit biru 
digelap yang mengunci peluk pandang mu 


Tapi pergimu tak kembali 
karena janji adalah suci yang kau ingkari 


Merah putih tak semerah darahmu 
tak seputih rusukmu 
taksetinggi langit biru 
tak seluas jagat raya 




                                                                             Jakarta, 25 April 2014

Kerinduan

Kerinduan atas sosok Ayah 




Bagaimana kabarmu wahai Ayahku 
aku sangat rindu inginbertemu 
aku disini menunggu dirimu 
dimanakah wujud asli dirimu 



untuk bertemu dirimu hanya hayalan semu 
Tuhan ku , izinkan ku untuk bertemu 
satukali saja dalam kehidupanku 
untuk melihat wajah Ayahku



Ayah, aku ingin bertemu 
akuingin melihat sosok wajahmu
walau kaujauh dari mataku 
tetepi kau dekat dengan raga dan hatiku 



Malam berganti siang dalam kehidupan ku 
siangpun berganti malam dalam keseharianku 
aku disini dengan ibuku 



Ibu dan diriku yang selalu menunngu kehadiranmu
menanti kabarmanis burukmu
untuk masadepan hidupku
Ayah, cepatlah pulang untuk istri dan anakmu 

Rabu, 12 Maret 2014

Cerita tentang Ask.fm

A. ini adalah salah satu curhatan cw kalo lagi bingung :  


Lagian suka itu kan wajar, kalo sayang baru deh bingung. Toh setidaknya kalo dia beneran serius sama kamu dia bakalan ngelepasin ceweknya itu kok apapun alasannya. Kalo aku jadi kamu ya aku gak bakalan nerima, cwek mana coba yang mau diduain yakan? Minta ketegasan ke dia, kalo dianya tetep gak mau lepasin aja, ngapain sekarang dia aja gk mau berkorban buat kamu gmana entar

B.dan ini banyak terjadi di kehidupan nyata : 

 

Kalo cowok cuma ngeliat cewek dari fisik tandanya dia gak bener" sayang, dan tulus sama ceweknya. Coba deh lebih care sama dia, sering" ngobrol sama dia, bikin dia nyaman sama kamu mungkin bisa ngambil hatinya dia dan akhirnya suka sama kamu

C. dan ini seseorang yang menunggu kepekaan, bener kaganya tergantung :


Gak semua orang di kasi kode trus dia langsung peka, seenggaknya kamu coba buat sedikit frontal ke dia banyak orang yg gak suka berbelit belit 


D. dan ini kesukaan cw kalo lagi kumpul , yaitu curhat 


Kak curhat dong boleh ya:3 hehe Aku lagi deket sama anak nih kak, tapi anak itu temen mantan aku. Sebenernya aku masih belum 100% bisa lupain mantan aku itu. Nah disisi lain aku juga ada rasa sama cowo yg sekarang ini, meskipun ga sebesar yg dimantan aku. Menurutmu gimana kak? Lanjut atau gimana?
 
Boleh kok, ngapain masih sayang mantan apa enaknya sih? Hehe, belajar buar move on dong. Kalo menurutku sih mending lupain mantan dulu, kalo udah bener" gak ada rasa lagi boleh deh nyoba sayang sama org lain. Soalnya kalo kamu tetep jalin hubungan sama org itu takutnya kamu masih kepikiran, kan kasian juga dianya. Mana enak sih sayngnya di bagi bagi whehe :p

Sabtu, 08 Maret 2014

RENUNGAN UNTUK GENERASI PENERUS BANGSA INDONESIA



                                                       renungan

Oleh:     Galuh Adhiyaksa A.


Senja masih membuntuti langkahku



Antara ingkar dan pasti ku berlalu




Terseret dalam arus ideologi baru




Semakin jauh ku lepas atas jati dirimu




 




Terasa senja semakin dekat




Semakin ku melangkah, semakin berat




Hingga akhirnya ku duduk bersandar




Tempat dimana ku duduk dengannya




Saat dimana kami merenung bersama




Bersama melihat api turun dari surga




 




Dua bola matanya menatapku




Dua buah pikiran kini menyatu




Dua batang bibir saling bersahut




Dua puluh menit bertanya padaku




Tiga kalimat mencari jawabku




 




”taukah engkau kawan, apa itu kejujuran?”




Sesuatu yang kini berhamburan




Sesosok nilai penting yang tercampakkan




Sikap yang dulu menjadi kebanggaan




Mengapa sekarang hanya satu diantara ribuan?




 




”masihkah kita bangsa yang berbudaya?”




Ketika kini tak ada yang peduli akan budaya




Malu membela budaya yang diambil tetangga




Masih banyak pengemis jalan raya




Mencari seutas bahagia diantara seikat sengsara




Kemana perginya golongan muda yang berkarya?




Yang ku lihat hanya pemimpin yang tak mau turun tahta




 




”mungkinkah kepedulian satu sama lain akan kembali?”




Disaat musyawarah mufakat tak diterapkan lagi




Dan gotong royong menghakimi tersangka dicintai




Orasi anarkis semakin sadis, berbaris untuk tindakannya yang sadis




Dengan nasionalisme menjadi prisainya




Dan film Hollywood menjadi panduannya




Kini tercoretlah pribahasa ”susah sama dijingjing” dalam kamusmu




Karena kini susahmu adalah punyamu, dan susahku adalah punyaku




 




 




 




Dharma garuda telah rontok dalam sangkarnya




Nilai luhur terpangkas oleh kaum pewaris




Sadarlah hei anak bangsa!




Renungkan puisi kami para penulis!




Mengemis bukanlah budaya




Terus berkarya




Jangan tangisi kami Soekarno Hatta!




Kami akan segera bangkit




Pentium otak kini telah berubah




Namun karakter bangsa harus tetap dijaga




 




Kini kuberdiri diantara senja dan malam




Diantara langit dan tanah




Diantara bulan dan bumi




Namun tidak diantara ingkar dan pasti




Karena ku telah mengikat komitmen pada hati




Agar tak terseret ideologi baru lagi




Dan tetap menjaga karakter bangsa ini